phone: +420 776 223 443
e-mail: support@londoncreative.co.uk
Tampilkan postingan dengan label board. Tampilkan semua postingan

Jenis Bahan pada Furniture Rumah


Interior Furniture hampir selalu dibutuhkan untuk di apartemen ataupun rumah tinggal, sehingga diperlukan pengetahuan untuk memilih bahan dari furniture tersebut, karena kesalahan dalam pemilihan akan menimbulkan kerugian yang cukup besar. Kerugian tersebut diantaranya:  kualitas barang yang tidak bagus, barang yang tidak tahan lama, barang yang tidak kuat, sampai perawatan yang sulit.
Bagaimana cara mengetahui  kualitas dari interiors tersebut?.  Kualitas furniture akan dipengaruhi oleh beberapa  faktor, salah satu faktor yang berpengaruh adalah bahan baku. Pemilihan jenis bahan baku ini penting karena secara langsung akan berpengaruh terhadap kualitas, kekuatan, keawetan dan kerapihan dari produks yang dihasilkan. Pilihan bahan yang tepat, bisa digunakan  sebagai acuan atau dasar didalam perencanaan berapa lama furniture tersebut akan digunakan, apakah untuk jangka waktu panjang, atau pendek.   
Jenis-jenis bahan baku furniture yang sering dijumpai dipasaran  adalah sebagai berikut:

KAYU SOLID 

Kayu solidKayu utuh yang merupakan kayu hasil gergajian yang belum disampung atau ditempel itulah yang disebut dengan kayu solid. kayu dari gelondongan kayu yang di belah. Harga kayu solid cenderung mahal. Yang termasuk kayu solid antara lain, kayu jati, sungkai, nyatoh, dan jati belanda.

 






KAYU LAPIS atau MULTIPLEKS / PLYWOOD
 
PlywoodKayu lapis ini banyak orang menyebut tripleks, multipleks. Kayu lapis adalah produk panil lembaran kayu (finir) yang di gabungkan dengan cara saling bersilangan. Pada kebanyakan tipe kayu lapis serat setiap dua lapisan sekali diletakan sejajar yang pertama. Karenanya untuk menjaga keseimbangan dari satu sisi panel ke sisi lainya digunakan jumlah finir yang ganjil (3,5,7 dst). Kayu lapis karena terdiri dari bahan finir yang saling bersilangan maka mempunyai kestabilan terhadap kembang susut bagus. 



BLOCKBOARD

Blockboard

Kayu lapis merupakan salah satu produk kayu yang paling sering digunakan. Kayu lapis bersifat fleksibel, murah, dapat dibentuk, dapat didaur ulang, dan tidak memiliki teknik pembuatan yang rumit. Kayu lapis biasanya digunakan untuk pengganti kayu solid karena lebih tahan retak, susut, atau bengkok.





MDF (Medium Density Board)

Medium Density BoardMedium Density Board (MDF) adalah bahan dari kayu yang telah di pecah menjadi serat-seratnya (bubur kayu) yang diikat dengan resin sintetik atau pengikat sintetik lainya yang kemudian di pres  di ketebalan dan kerapatan yang diinginkan.      
Medium Density Board (MDF) mempunyai permukaan yang halus, kelemahan MDF diantaranya adalah kurang tahan terhadap rendaman air. Saat ini MDF menjadi bahan paling favorit  untuk  pembuatan office  furniture  dan  semua  furniture berbasis  lembaran.
MDF tetap memiliki kelemahan yang sama dengan jenis board yang lain,

  1. Air mudah meresap pada sisi tebal, dan mengelembung sudah terserap air
  2. Sekrup kurang kuat, sehingga untuk pintu terkadang mudah untuk kendor
  3. Lem putih tidak bekerja secara efektif pada permukaan.
  4. Tidak mengikat paku sekuat kayu solid.


PARTIKEL BOARD

papan partikel
Papan partikel adalah salah satu jenis olahan.  Papan partikel terbuat dari campuran serpihan kayu (seperti hasil ketam) yang dicampur dengan lem resin sintetis dan dipres atau ditekan menjadi lembaran-lembaran keras dalam ketebalan tertentu. Papan partikel cenderung lebih berat dari kebanyakan material kayu lainnya karena konten lem cenderung lebih banyak; lebih jauh lagi, papan partikel memiliki serat yang panjang dan karenanya memiliki kekuatan pengikat yang lemah dan cenderung mudah remuk di ujungnya apabila diperlakukan dengan kasar. 
 
Papan partikel cenderung stabil dan tidak mudah berubah bentuknya (menyusut, membelok, dan lain lain). Papan partikel juga dapat dipotong, dibentuk, dan dibor dengan mudah menggunakan peralatan standar. Papan partikel tidak dapat digunakan untuk bagian eksterior karena ujung-ujngnya mudah menyerap embun dan mudah lembap. Meskipun demikian, beberapa produsen kini menyertakan emulsi lilin di lemnya untuk melindungi papan dari kelembapan pada tingkat tertentu.


For more Information, Please feel free to contact us:
0821 3351 3051 / 0877 7651 2251
 

Tips Untuk Kamar Sempit

bedroom Untuk kamu yang merasa kesulitan mengatur kamar tidur kamu yang kecil atau merasa sumpek karena barang-barang yang tidak memiliki tempat penyimpanan, simak tips berikut untuk mengatur kamar tidur tidak terasa sesak dan sumpek:








Tidak punya tempat untuk meletakan alarm dan buku yang biasa dibaca sebelum tidur ? 
Kalau pakai meja alias nakas disamping tempat tidur pasti tambah sempit deh. Kalau begitu kenapa tidak coba untuk membuat rak- rak yang menempel di dinding. Di rak-rak tersebut kamu bisa letakkan bingkai foto, buku atau pernak-pernik apa saja yang kamu sukai. 



Butuh laci atau tambahan lemari untuk menyimpan pakaian tapi ruangan yang ada sudah tidak cukup?
Coba siasati dengan menggunakan kolong tempat tidurmu utk tempat penyimpanan. Kalau mau mengeluarkan biaya lebih murah, kamu bisa menggunakan kotak-kotak plastik yang murah meriah lalu dorong ke bawah tempat tidur. Kalau mau yang lebih keren dengan biaya yang lebih besar, kamu bisa memesan laci-laci kayu yang dicat persis seperti warna tempat tidurmu dan disesuaikan ukurannya. 

bedroom Untuk yang perlu televisi di dalam kamar tidurnya, coba siasati dengan menggunakan penyangga tv yang menempel di tembok sehingga tidak membuat ruangan yang ada jadi lebih sempit. 

Cat membawa dampak yang cukup berpengaruh terhadap kesan luas atau sempit yang ditampilkan oleh ruangan tersebut. Untuk memberi kesan yang lebih lapang cobalah untuk menyamakan warna kusen dengan warna dinding kamar, karena warna yang kontras antara dinding dan kusen akan memberi kesan lebih penuh. 

Untuk kamar yang berukuran kecil, gunakan warna yang netral dan hindari menggunakan dua warna yang kontras. Furniture ruangan yang kecil sebaiknya memilih yang desainnya minimalis. Desain furniture yang terlalu banyak detail hanya akan membuat kamar terasa lebih penuh. Untuk jendela, gunakan gorden yang bisa dibuka lebar, sehingga ketika ruangan tidak perlu ditutup gorden maka ruangan luar bisa terlihat yang menimbulkan kesan ada perpanjangan luas kamar. Pastikan kamar tidur kamu mendapat cahaya yang cukup, baik dari sinar matahari maupun dari penerangan lampu. Kamar yang gelap atau remang-remang, bisa menimbulkan perasaan sumpek dibandingkan kamar yang terang. Hiasi kamar dengan cermin yang cukup besar yang diletakkan berlawanan dengan lampu di ruangan. Cermin bisa menambah efek luas ruang dengan pantulannya.


For more Information, Please feel free to contact us:
0821 3351 3051 / 0877 7651 2251